Senin, 10 Januari 2011

ALLAH MAHA TAHU

When you are tired and discouraged from fruitless efforts…
God knows how hard you have tried.
When you’ve cried so long and your heart is in anguish…
God has counted your tears.
If you feel that your life is on hold and time has passed you by…
God is waiting with you.
When you’re lonely and your friends are too busy even for a phone call…
God is by your side.

When you think you’ve tried everything and don’t know where to turn…
God has a solution.
When nothing makes sense and you are confused or frustrated…
God has the answer.
If suddenly your outlook is brighter and you find traces of hope…
God has whispered to you.
When things are going well and you have much to be thankful for…
God has blessed you.
When something joyful happens and you are filled with awe…
God has smiled upon you.
When you have a purpose to fulfill and a dream to follow…
God has opened your eyes and called you by name.
Remember that wherever you are or whatever you are facing…

= Millist Irfan =


Bila anda lelah dan putus asa dari upaya sia-sia …
Allah tahu seberapa keras anda telah mencoba.
Bila anda telah menangis begitu lama dan hatimu dalam penderitaan …
Allah telah menghitung air matamu.
Jika anda merasa bahwa hidup anda sedang ditahan dan waktu telah berlalu  dengan …
Allah sedang menunggu bersama anda.
Ketika anda kesepian dan teman-temanmu terlalu sibuk bahkan untuk panggilan telepon …
Allah disisi anda.
Bila anda pikir    sudah mencoba segalanya dan tidak tahu ke mana harus berpaling …
Allah memiliki solusi.
Ketika tidak ada yang masuk akal dan anda bingung atau frustrasi …
Allah memiliki jawabannya.
Jika tiba-tiba pandangan anda yang cerah dan   menemukan jejak-jejak harapan …
Allah telah berbisik kepada anda.
Ketika segala sesuatu berjalan dengan baik dan anda memiliki banyak untuk berterima kasih atas …
Allah telah meridhoi
Ketika sesuatu yang menyenangkan terjadi dan anda dipenuhi dengan kagum …
Allah telah tersenyum kepadamu.
Bila anda memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk mengikuti …
Allah telah membuka mata dan memanggil   nama anda.
Ingat bahwa di manapun anda berada atau apa pun yang anda hadapi …
Allah  Tahu ...... Allah Maha Tahu ......


 

ABOUT LIFE

I feared being alone until I learned to like myself
I feared failure until I realized that I only fail when I don’t try
I feared success until I realized that I had to try in order to be happy with myself
I feared people’s opinions until I learned that people would have opinions about me anyway
I feared rejection until I learned to have faith in myself
I feared pain until I learned that it’s necessary for growth
I feared the truth until I saw the ugliness in lies
I feared life until I experienced its beauty

I feared death until I realized that it’s not an end, but a beginning
I feared my destiny, until I realized that I had the power to change my life
I feared hate until I saw that it was nothing more than ignorance
I feared love until it touched my heart, making the darkness fade into endless sunny days
I feared ridicule until I learned how to laugh at myself
I feared growing old until I realized that I gained wisdom every day
I feared the future until I realized that life just kept getting better
I feared the past until I realized that it could no longer hurt me
I feared the dark until I saw the beauty of the starlight
I feared the light until I learned that the truth would give me strength.
I feared change, until I saw that even the most beautiful butterfly had to undergo a metamorphosis before it could fly

(Bobbete Bryan)


TENTANG  KEHIDUPAN
 
Aku takut sendirian sampai aku belajar seperti diriku
Aku takut kegagalan sampai aku menyadari bahwa aku hanya gagal jika saya tidak mencoba
Aku takut kesuksesan sampai aku menyadari bahwa aku harus mencoba untuk menjadi bahagia dengan diriku
Aku takut pendapat orang sampai aku belajar bahwa orang-orang punya pendapat tentang padaku

Aku takut penolakan, sampai aku belajar untuk memiliki iman dalam diriku sendiri
Aku takut sakit sampai aku belajar bahwa itu perlu untuk pertumbuhan
Aku takut kebenaran sampai aku melihat keburukan dalam kebohongan
Aku takut hidup sampai aku mengalami keindahannya

Aku takut pada kematian sampai saya menyadari bahwa itu bukanlah suatu akhir, tapi sebuah awal
Aku takut takdir saya, sampai saya menyadari bahwa aku memiliki kekuatan untuk mengubah hidup saya
Aku takut benci sampai aku melihat bahwa semuanya itu tidak lebih dari kebodohan
Aku takut cinta sampai menyentuh hatiku, membuat kegelapan memudar menjadi tak berujung cerah hari
Aku takut ejekan sampai saya belajar bagaimana untuk tertawa pada diriku sendiri
Aku takut menjadi tua sampai saya menyadari bahwa saya memperoleh kebijaksanaan setiap hari
Aku takut masa depan sampai aku sadar bahwa hidup terus membaik
Aku takut masa lalu sampai aku menyadari bahwa hal itu tidak bisa lagi menyakitiku
Aku takut gelap sampai aku melihat keindahan cahaya bintang
Aku takut cahaya, sampai aku belajar bahwa kebenaran akan memberiku kekuatan
Aku takut perubahan, sampai aku melihat bahwa bahkan yang paling indah kupu-kupu harus mengalami metamorfosis sebelum bisa terbang




Setiap hal jika kita pelajari dengan positif, akan ada hikmah yang terkandung didalam setiap peristiwa. Positiflah dalam melihat segala sesuatu... ada pelajaran yang dapat kita ambil


Rabu, 05 Januari 2011

MENINGKATKAN KEPRIBADIAN INDIVIDU UNTUK MEWUJUDKAN INSAN YANG BERKUALITAS


 
PERANAN KEPRIBADIAN :


  • CARA MENGATASI MASALAH. Kepribadian mempengaruhi cara individu mengatasi masalah yang dihadapi.  Individu dengan tipe koping adaptif mengatasi masalah dengan efektif, sedangkan tipe koping emosi mengatasi masalah kurang efektif
  • CARA BEKERJA. Kepribadian mempengaruhi cara individu dalam menyelesaikan pekerjaan Individu dengan tipe A bekerja dengan cepat dan mengutamakan kualitas. Tipe B bekerja dengan santai.
  • KEDEWASAAN PRIBADI. Kepribadian mempengaruhi kedewasaan pribadi individu yang memiliki kepribadian matang, dapat mengontrol emosinya, keinginannya dan lebih bijaksana.
  • KETAHANAN. Kepribadian mempengaruhi seberapa jauh individu dapat tahan terhadap tekanan. Individu yang memiliki resiliensi tinggi tahan terhadap tekanan, sedangkan yang rendah maka dia tidak tahan terhadap tekanan
KONSEP DASAR
  • Ketabahan (Resilience)
  • Kemampuan untuk bertahan (survive) dan meningkat dengan pesat (thrive) dalam situasi dan kondisi yang menekan
  • Ketangguhan (Adversity)
  • Kemampuan memanfaatkan hambatan dan rintangan menjadi kesempatan  
DASAR KETANGGUHAN-KETABAHAN DIRI
  • Kekuatan dan energi (power and energy)
  • Individu yang memiliki energi lebih tangguh menghadapi tantangan dibanding yang lemah
  • Keyakinan (believes)
  • Individu yang memiliki keyakinan besar lebih tangguh dibanding individu yang ragu
  • Ketertarikan (interest)
  • Ketertarikan mendukung individu bertahan dalam kesulitan dan cobaan
  • Wawasan luas (broaden perspective). Wawasan yang luas memperkuat ketangguhan diri
  • Perencanaan matang (plan). Perencanaan yang matang meningkatkan keyakinan individu untuk sukses
  • Dukungan Sosial (Social Support). Individu yang memiliki dukungan sosial dapat bertahan dalam tekanan
  • Perencanaan Matang (plan). Perencanaan yang matang meningkatkan keyakinan individu untuk sukses
  • Dukungan Sosial (Social Support). Individu yang memiliki dukungan sosial dapat bertahan dalam tekanan
PERTANYAAN:
Sampai Dimana
Batas
Ketangguhan menghadapi Tekanan Yang Kita Miliki ?

  • TEKANAN KRONIS. Dialami oleh semua individu
  • TEKANAN AKUT. Dialami oleh individu yang menghadapi cobaan kehidupan
  • TEKANAN MAKSIMAL . Dialami oleh individu yang menghadapi ujian kehidupan untuk meningkatkan dirinya
PENGHAMBAT KETANGGUHAN - KETABAHAN
  • Terpaku pada masa lalu
  • Sikap dan perilaku dipengaruhi kegagalan masa lalu
  • Harga diri yang rendah
  • Memandang diri sendiri penuh dengan kelemahan
  • Kerentanan mental
  • Mudah putus asa dan melarikan diri dari masalah
  • Motivasi yang rendah
  • Memiliki energi dan inspirasi yang rendah
  • Suka membesar-besarkan
  • Membesar-besarkan kelemahan diri
  • Pola pikir sebagai korban (victim perspective)
  • Memandang diri tidak memiliki posisi tawar  
PENINGKATAN  KETANGGUHAN - KETABAHAN
  • Terbuka pada perspektif baru (new thought)
  • Terbuka kemungkinan baru (new possibilities)
  • Belajar memaknai kehidupan (meaning)
  • Belajar mengelola diri (self-manage)
  • Belajar mengendalikan (control)
  • Meningkatkan komitmen (commitment)
  • Mencari tantangan (challenge)
  • AGAMA, Life skills dan MORAL 
  • Harga diri - percaya diri - kemauan untuk berkembang
  • Kemandirian
I Will be Assertive .... Not Violent ........ 

    Minggu, 02 Januari 2011

    Pernikahan Dini

    " Pernikahan dini " merupakan sebuah fenomena yang sudah sering dijumpai maupun di jadikan pembicaraan oleh masyarakat. Banyak tanggapan diberikan oleh masyarakat tentang hal ini. Baik dari yang positif hingga negatif. Namun saya membicarakan ini berdasarkan sisi negatifnya, Karna saya berpendapat tidak ada satupun hal positif dari pernikahan dini.

    Pada masa sekatrang ini apabila seorang anak perempuan yang berumur dibawah 20 tahun atau seorang anak laki - laki berumur dibawah 25 tahun menikah merupakan hal yang tidak wajar. Pernikahan ini dikenal dengan istilah " Pernikahan DIni ". Pernikahan dini pada umumnya merupakan " MBA " maried by accident ". Dari 5 pernikahan dini yang saya lihat di sekeliling saya hanya 1 pasangan yang menikah bukan disebabkan oleh sebuah " kecelakaan ". Saya percaya jika jumlahnya mencapai 20 pernikahan dini, tetap akan hanya 1 pasangan yang bukan MBA. Apakah itu hanya dugaan? Bukan, saya mengetahui hal itu setelah beberapa surve yang saya lakukan. Dengan kata lain hanya 5% pernikallhan dini yang tidak merupakan MBA. Dan sisanya yang 95% adalah maried by accident. 95% bukanlah angka yang kecil. Semua hal itu disebakan oleh pergaulan bebas ( kenakalan relmaja ).

    Pendapat Prof. Dr. Dadang Hawari, seorang psikiater: "Secara psikologis dan biologis, seseorang matang berproduksi dan bertanggungjawab sebagai ibu rumah tangga antara usia 20 sampai 25 tahun atau antara 25 sampai 30 tahun. Di bawah itu, kecepetan. Jadi pre-cocks, matang sebelum waktunya."

    Lain halnya yang dikatakan oleh Muhammad Fauzil Adhim: "Secara psikologis, usia terbaik menikah antara 18-24 tahun. Untuk pernikahan dini, tidak perlu dibatasi usia. Titik berat pada kedewasaan, ilmu dan tanggung jawab. Kalau usia 16 tahun punya hal itu, tidak masalah untuk menikah." Kontronversi mengenai PD tampaknya tidak akan pernah berakhir. Mengenai hal tersebut dalam penjelasan berikut ini akan kita kupas lebih mendalam.

    Efek negatif dari pernikahan dini dapat ditinjau dari berbagai bidang.

    1. Fisik
    Gangguan kesehatan akibat pernikahan dini pada umumnya dirasakan oleh pihak wanita. Wanita remaja memiliki tulang panggul yang relatif kecil sehingga masih belum mampu menahan proses persalinan. Selain itu pernikahan dini juga menyebabkan kanker serviks. Selain itu, anak yang di lahirkan oleh ibu yang berumur dibawah 20 tahun memiliki resiko lahir prematur, fisik lemah, dan IQ lebih rendah dibandingkan anak yang lahir dari seorang ibu yang ber umur diatas 20 tahun.

    2. Mental
    Tidak sedikit pasangan yang menikah dini mengalami depresi. Baik sekala kecil maupun besar. Depresi dikarenakan emosi remaja yang masih labil. Pada saatl remaja, seseorang sangat sulit menerima hal baru yang bersifat menekan. Depresi berat tergolong menjadi dua, sesuai dengan silfat / kepribadian. Pada pribadi introvert (tertutup) akan membuat si remaja menarik diri dari pergaulan. Dia menjadi pendiam, tidak mau bergaul, bahkan menjadi seorang yang schizoprenia atau dalam bahasa awam yang dikenal orang adalah gila. Sedang depresi berat pada pribadi ekstrovert (terbuka) sejak kecil, si remaja terdorong melakukan hal-hal aneh untuk melampiaskan amarahnya. Seperti, perang piring, alnak dicekik dan sebagainya. Dengan kata lain, secara psikologis kedua bentuk depresi sama-sama berbahaya.

    Pada umunya, pernikahan dini didahului dengan pacaran. Pada masa sekarang, pacaran dianggap sesuatu hal yang wajar bila masih didalam batas - batas yang ditentukan. Pada kenyataanya, banyak pasangan remaja yang melewati batas - batas itu dan secara sadar atau tidak sadar, mereka sudah mengarah kepada pernikahan dini. Jika dipikir secara rasional, banyak kerugian dari berpacaran. Yang saya sebutkan merupakan kerugian dari pacaran yang dilakukan oleh anak yang masih bersekolah.

    1. Pemborosan ( male )
    Beberapa dari anak remaja yang berpacaran lebih konsumtif dibandingkan saat mereka tidak pacaran. Misalnya mereka hanya bertemu satu kali dalam seminggu dan pada hari itu merencanakan untuk pergi nonton ke sebuah bioskop. PAda saat ini harag tiket bisokop mencapai Rp 25.000,00/org. Ditambah harga Pop Corn, Softdrink, dan tentunya akan makan malam dikarenakan perut labar setelah satu setengah jam berada di bioskop. JIka di totalkan biayanya bisa mencapai Rp 150.000,00. Nominal ini bukanlah nominal yang mudah didapatkan oleh pelajar. Belum lagi tuntutan sang pacar. Meski sang pacar tidak minta, tentu saja ada perasaan untuk memberikanya sesuatu agar ia senang. Jika pada saat itu kita memiliki uang, bukan lah masalah. Namun, jika kondisi 180 derajat berbeda dengan yang saya sebutkan, tidak kecil kemungkinan remaja untuk melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, merampok, memalak, dll. Contoh lain dari pemborosan yanlg paling terlihat adalah pemborosan "pulsa".

    2. Meninggalkan teman lama
    Dalam kasus meninggalkan teman lama setelah berpacaran disebabkan banyak hal, misalnya sang pacar melarang, terlalu sibuk dengan pacar sehingga melupakan teman, atau pola pikir berubah setelah berpacaran. Bila yang ditinggalkan adalah kawan yang tidak baik bukanlah masalah. Namun bila itu adalah teman yang selalu membimbing kita, menemani, membantu, dan mengajari kita tentang hal baik tentu itulah kesalan terbesar yang kita lakukan. Ketahuilah bahwa orang yang kita pacari saat berada di bangku sekolah belum tentu dia pasangan hidup kita. Jadi, sangat bodoh bila kita meninggalkan teman baik kita untuk orang yang belum tentu berada didekat kita untuk selamanya.

    3. Kurang tidur
    Yang ini anda pasti mengerti apa yang saya maksud.

    4. Minat belajar menurun meski dalam skala kecil
    Hal ini yang selalu di pungkiri oleh pelajar.

    5. Free Sex

    6. Depresi
    Tak semua cerita cinta berjalan mulus. Bila pada saat tertentu salah satu dari pasangan tersebut ( misalnya A ) menginginkan akhir dari hubungan mereka dan disi yang satu lagi ( B ) tidak menginginkan namun perpisahan tetap terjadi menyebabkan kebanyakan orang yang berada di posisi si B mengalami depresi. Terkadang mereka tidak ingin berhubungan dengan lawan jenis selama ber tahun - tahun, menjadi homo atau lesbi, gila, atau kemungkinan yang terburuk menjadikan "Baygon" sebagai minuman favorit dan "free Way" sebagai tempat yang bagus untuk jalan - jalan sore.

    7. Kematian

    "Pandangan mata dan hati seorang pengobral cinta  lebih tajam dan berbahaya daripada tembusan panah yang berbisa. Oleh itu awasilah selalu agar jangan terkena panahan cintanya .. "